SALAM PERSAUDARAAN

Sarana berbagi informasi bagi seluruh Warga Persaudaraan Setia Hati Terate di seluruh Penjuru Dunia...

Forum dunia maya khususnya bagi mereka yang pernah merasakan digembleng di Padepokan Wesi Aji - PSHT Semarang...

Profil dan Sepak Terjang Padepokan Wesi Aji - PSHT Semarang...

Semuanya dipersembahkan untuk Persaudaraan Setia Hati Terate yang kita cintai

SAMBUTAN PEMBINA & KETUA PADA ULTAH PADEPOKAN WESI AJI PSHT SEMARANG KE - 9

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Salam Sejahtera Untuk Kitasemua
Bonoete Ho Komprementos

Salam Persaudaraan,
Yth. Tamu Undangan
Segenap Kadang Warga Persaudaraan Setia Hati Terate Yang Berbahagia.
Para Kadang Persaudaraan Setia Hati “Terate” Marilah Kita Panjatkan Puji Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Atas Segala Limpahan Rahmat Dan Karunianya, Sehingga Pada Malam Hari Ini Tepatnya Tanggal 13 Juni 2009, Kita Berkumpuldalam Keadaan Sehat Wal Afiat. Dalam Pelaksaan Hari Ulang Tahun Padepokan “Wesi Aji” Semarang Ke-9, Dimana Dapat Dirayakan Tidak Lepas Dukunagan Dari Saudara – Saudara Dengan Ketekunan Doa, Usaha Dan Serta Bantuan Yang Tidak Ternilai Baik Secara Moral Maupun Secara Material.

Para Kadang Persaudaraan Setia Hati Terate Dan Saudara – Saudaraku Khususnya Di Padepokan Wesi Aji Yang Saya Hormati Dan Banggakan, Tanpa Terasa Usia Kita Bertambah Menjadi 9 Tahun. Suatu Angka Yang Baik Dan Penuh Makna. Seiring Bertambahnya Usia Sebagai Manusia Setia Hati Terate Berusaha Menjadi Manusia Berbudi Luhur, Dimana Keluhuran Budi Pekerti Yang Mampu Menimbang Baik Buruknya Tidaka Yang Dilakukan. Mencari Da Memperkembangkan Apa Yang Baik Dari Masing – Masing, Itulah Antara Lain Wujud Keluhuran Budi Pkerti Manusia Yang Tahu Benar Dan Salah Dengan Selalu Betaqwa Pada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Para Kadang Persaudaraan Setia Hati “Terate” Yang Saya Cintai, Kembali Lagi Saya Tegaskan Dan Jelaskan Bahwa Padepokan “Wesi Aji” Merupakan Wadah Atau Tempat Dimana Para Kadang Persaudaraan Setia Hati Terate Di Bina Dan Diberi Suatu Ilmu Warisan Dan Sesepuh Persaudaraan Setia Hati Terate Yakni Ki Hajar Harjo Utomo Dan Bapak Rm. Soetomo Mangkudjojo Yang Diteruskan Oleh Bpk. Sf. Bambang Tunggul Wulung Judhyasmara. Secara Benar Apa Adanya, Untuk Menjadikan Warga Persaudaraan Setia Hati Terate Yang Berkualitas, Keyakinan Diri Dan Yang Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa Karena Tuhan Telah Bersemayam Dan Selalu Ada Di Dalam Diri Kita ( Diri Setianing Sanubari ) Dimana Mutiara Bertautan Didalamnya
Padepokan “Wesi Aji” Merupakan Tempat Penggemblengan Atau Candra Dimuka Untuk Menjadi Manusia Berbudi Luhur, Yang Berani Mengatakan Benar Adalah Benar Dan Salah Adlah Salah.
Kita Semua Diharapkan Dan Dihimbau Untuk Mempelajari, Memahami Serta Mengayati Ilmu Setia Hati “Terate” Secara Benar, Kita Semua Para Kadang Persaudaraan Setia Hati “Terate” Tidak Terkecoh Oleh Ilmu – Ilmu Yang Sumbernya Tidak Jelas Asal Usulnya, Untuk Itu Kita Harus Berhati – Hati Apabila Mempelajari Dan Menerima Ilmu – Ilmu Yang Tidak Sesuai Dengan Ajaran Di Persaudaraan Setia Hati “Terate” Yang Keblinger Dalam Menempuh Atau Mencari Ilmu – Ilmu Yang Tidak Benar Dan Tidak Diketahui Asal Usul Ilmu Tersebut.

Para Kadang Yang Bebahagia Dan Saya Banggakan Tanpa Terasa Perkembangan Persaudaraan Setia Hati “Terate” Khususnya Padepokan “Wesi Aji” Kini Memasuki Era Yang Sangant Membanggakan, Hasil Kerja Keras Dan Kesetian Kita Di Dalam Panca Dasar, Kita Pelajari Dan Kita Memaknai Dalam Butir Panca Dasar. Dasar Yang Ke 5 Yaitu Kerohanian ( Ke-SH-An ) Dan Pernafasan. Banyak Para Kadang Hanya Mempelajari Dan Mengenyam Panca Panca Dasar Butir Ke 1 S/D 4 Sebelum Disahkan Menjadi Seorang Warga Persaudaraan Setia Hati “Terate”, Dimana Setelah Disahkan Tidak Ada Kelanjutan Dari Panca Dasar Yang Ke 5. Itu Berarti Kurangnya Wawasan Dalam Mengembangkan Dan Mempelajari Ilmu Setia Hati “Tarate” Yang Benar. Parakadang Jangan Merasa Bangga Dan Puas Atas Jerih Payahnya Dalam Mencari Sang Mutiara, Dimana Sang Mutiara Telah Bersemayam Dan Bertahta Di Dalam Diri Kita Masing – Masing. Maka Lita Tidak Perlu Antusias Mencari Ilmu Di Mana – Mana Yang Tidak Berguna Dan Tidak Bersifat Bagi Kehidupan Manusia, Alam Semesta Dan Lain Sebagainya.

Para Kadang Yang Berbahagia Dan Saya Banggakan.
Ilmu Setia Hati “Terate” Dalam Ajaran Budi Luhur Semakin Dapat Diterima Di Tengah – Tengah Masyarakat, Kita Jangan Salah Persepsi Bahwa Padepokan “Wesi Aji” Yang Artinya “Wedar Silat Among Jiwa” Mengajarkan Ilmu – Ilmu Di Luar Ajaran Persaudaraan Setia Hati “Terate” Yang Benar Dan Merupakan Warisan Dari Sesepuh Dan Pendahulu Kita. Di Padepokan “Wesi Aji” Tidak Mengajarkan Ilmu Yang Aneh – Aneh Yaitu Ilmu Pamer Misalnya : Makan Kaca, Ditebas Tidak Mempan, Ditembak Tidak Apa – Apa, Bergelantungan Di Lampu Neon Dan Memukul Benda – Benda Keras, Apalagi Diadopsi Dengan Ilmu – Ilmu Yang Lain.

Padepokan “Wesi Aji” Mengajarkan Ilmu Setia Hati “Terate” Yang Tidak Keluar Dari Sumber Atau Asal – Usulnya, Ilmu Setia Hati “Terate” Adalah “Ilmu Kehidupan” Yang Sangat Mulia Karena Bermanfaat Bagi Diri Sendiri, Keluarga, Masyarakat, Kelangsungan Hidupnya Baik Di Masa Sekarang, Maupun Di Akhirat.

Para Kadang Yang Berbahagia
“Persaudaraan” Di Persaudaraan Setia Hati “Terate” Itu Adalah Mempunyai Roh Dimana Persaudaraan Itu Tetap Kekal Abadi Dan Tidak Merupakan “Persaudaraan Yang Hura – Hura”, Apabila Saudara Mampu Mengemban Amanah Yang Telah Diajarkan Persaudaraan Setia Hati “Terate” Yaitu Menjalin Nilai – Nilai Luhur Persaudaraan, Suatu Jalinan Persaudaraan Yang Hidup Dengan Rasa Cinta Kasih, Saling Hormat - Menghormati, Saling Hamat – Menghamati Dan Saling Bertanggung Jawb Dengan Rasa Ikut Memiliki ( Andarbeni ), Karena Persaudaraan Setia Hati “Terate” Mempunyai Roh Yang Tidak Dapat Dipisahkan Oleh Siapa Dan Apapun, Selagi Masih Berpegang Teguh Pada Wasiat Dan Pepacuh Persaudaraan Setia Hati “Terate” Secara Benar. “Persaudaraan” Tidak Melihat Latar Belakangmu Apa Dan Apa Latar Belakangmu, Baik Derajad, Pangkat, Martabat, Politik, Sosial Budaya, Agama, Dan Lain – Lain. Kita Hanya Berpijak Bahwa Kita Harus Meninggalkan Hal – Hal Yang Jelek, Munafik, Kebohonagan, Dan Kita Harus Hidup Di Jalannya Tuhan Dan Harus Memiliki Sikap Hidup Yang Mendahulukan Kepentingan Dan Kebahagiaan Orang Banyak Di Tengah Kepentingan Pribadi, Golongan, Serta Menekankan Agar Bisa Membahagiakan Orang Lain Tanpa Pamrih.

Saudara – Saudaraku Persaudaraan Setia Hati “Terate” Di Padepokan Wesi Aji Bersemboyan “Mengalahkan Diri Sendiri Lebih Mulia Daripada Mengalahkan Orang Lain”
“Dengan Bahagia Kita Hidup Tanpa Kebencian Diantara Orang Yang Membenci, Diantara Orang – Orang Yang Penuh Kebencian, Kita Hidup Tanpa Membenci Dan Kebencian Itu Sendiri Tidaklah Dapat Dihilangkan Denga Kebencian, Dengan Cita Kasihlah Ia Akan Menghilang, Ini Semua Hukum Alam.
Dalam Akhir Kata Mari Kita Bersemboyan Bersama :
“Selama Matahari Masih Bersinar, Dan Terbit Dari Ufuk Timur Dan Terbenam Di Ufuk Barat, Selama Bumi Masih Dihuni Oleh Manusia, Selama Itu Pula Persaudaraan Setia Hati “Terate” Dan Padepokan “Wesi Aji” Tetap Jaya, Kekal Abadi Selama – Lamanya”.

Demikian Yang Dapat Saya Sampaikan, Apabila Ada Yang Kurang Berkenan Saya Mohon Maaf, Karena Manusia Tidak Luput Dari Kesalahan Atau Kekhilafan, Dan Terima Kasih Atas Perhatiannya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa Selalu Memberikan Jalan Terang Memudahkan Cita – Cita Kita Semua Di Dalam Padepokan “Wesi Aji” ( Wedar Silat Among Jiwa ).

Mari Kita Semua Pekikkan Bersama : SH Terate Jaya 3x, Terima Kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb




HUT PADEPOKAN WESI AJI PSHT SEMARANG

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Padepokan Wesi Aji ( Wedar Silat Among Jiwo ) PSHT Semarang yang ke-9 akan mengadakan kegiatan sebagai berikut :





Tasyakuran Ultah Padepokan Wesi Aji PSHT Semarang
Acara akan dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2009, pukul 20.00 wib bertempat di STIKES WIDYA HUSADA Jln. Subali Raya No. 12 Semarang

Donor Darah
Acara akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2009, pukul 08.00 - 11.00 wib bertempat di STIKES WIDYA HUSADA Jln. Subali Raya No. 12 Semarang

Penataran Kepelatihan
Acara akan dilaksanakan pada tanggal 14 Juni 2009, pukul 11.00 - 14.00 wib bertempat di STIKES WIDYA HUSADA Jln. Subali Raya No. 12 Semarang

Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi sekretariat Padepokan Wesi Aji PSHT Semarang





MAKAM PARA SESEPUH SH TERATE

KI AGENG SOERODIWIRYO
  • Beliau adalah Pencipta Pencak Silat SH dan pendiri Persaudaraan SETIA HATI dan merupakan embrio dari Persaudaraan Setia Hati Terate. Beliau wafat pada tahun 1944 dan dimakamkan di Komplek Pemakaman umum Desa Winongo - Madiun
suro


KI HAJAR HARDJO OETOMO
  • Beliau adalah pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate pada tahun 1922. Beliau wafat pada tahun 1948 dan dimakamkan di komplek Pemakaman Umum Desa Pilangbango - Madiun ( sebelah timur Kota Madiun ).
Photobucket


RM. SOETOMO MANGKOEDJOJO
  • Beliau adalah Ketua Umum pertama sejak Persaudaraan Setia Hati Terate diubah strukturnya dari Perguruan menjadi Organisasi - mempunyai AD / ART. Beliau wafat pada tahun 1975 dan di makamkan di Komplek Pemakaman Umum Cangkring Kota Madiun ( sebelah barat Stadiun Wilis Madiun ).
tomo



RM. IMAM KOESSOEPANGAT
  • Beliau adalah salah seorang pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate yang pada masa jabatannya PSHT mengalami perkembangan yang sangat pesat. Beliau wafat pada tahun 1988 dan dimakamkan di Komplek Pemakaman Umum Taman Kota Madiun.
imam



SURODIRO JOYONINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI

Kalimat seperti judul di atas sudah sering kita dengar dan kita sudah mengerti pula apa makna dari kalimat itu. Namun dalam perjalanan hidup ini kita kadang sering mengabaikan akan makna yang terkandung dalam kalimat tsb, sehingga lupa untuk menjalankkanya dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk itu kami akan mengingatkan kembali kalimat tsb agar kita dapat menjalankannya demi kehidupan kita di dunia maupun di akhirat kelak sebagai amal dan perbuatan yang diridhoi oleh Tuhan yang Maha Esa.
Surodirojoyoningrat Lebur Dening Pangastuti (Surodirojoyoningrat= angkara murka alias jahat, Pangastuti= pamuji rahayu, menyembah kepada Tuhan YME) yang artinya segala bentuk kekuatan yang dengan keangkaramurkaan akan hancur dengan pamuji rahayu (kekuatan Tuhan YME). Betapa kita sering mendengar tentang cerita dalam kehidupan sehari-hari, cerita sejarah, hikayat, dongeng maupun cerita komik (fiktif) bahwasannya segala bentuk kejahatan, keangkaramurkaan itu seringkali dan pasti akan akan kalah dan hancur oleh kebaikan (kekuatan Tuhan YME). Tiada dipungkiri memang itulah janji Tuhan kepada semua umat manusia barang siapa yang berbuat kebajikan dan kebenaran akan selalu mendapat perlindungan-Nya (dengan keridhoan-Nya kita akan diberi keselamatan dan kekuatan untuk menghancurkan segala bentuk kejahatan). Dalam kitab suci semua agamapun menyebutkan demikian agar hendaknya kita tidak takut dalam menghadapi kejahatan, dan apabila kita mati dalam menghadapi kejahatan, Tuhan YME sudah menjanjikan surga bagi kehidupan akhirat kita kelak (manusia dapat dimatikan, manusia dapat dihancurkan tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama ia masih percaya/setia pada dirinya sendiri).
Sopo sing suci adoh saka bebaya pati artinya siapa yang suci (bersih dari kerusakan hati) akan dijauhkan dari bahaya kematian. Dengan kita membersihkan hati, menjauhi segala macam semua yang berakibat merusak hati, dalam perjalanan hidup kita menjadi tenang , tentram dan kasih sayang. Denga kehidupan yang damai ini tentunya kita akan jauh dari kejahatan dan kejahatan itu sendiri akan enggan mendekati kita. Betapa tidak kita akan punya sifat yang sabar dan narima, sehingga segala macam cobaan yang mendera kita, akan kita terima dengan lapang dada dan merupakan ujian bagi kita untuk mengukur seberapa tinggi keimanan kita kepada Tuhan YME. Kita akan dijauhkan dari kematian yang diakibatkan oleh kematian yang bukan merupakan takdir dari Tuhan YME. Sejarah telah membuktikan betapa orang-orang yang suci selalu mendapat perlindungan dari Tuhan YME supaya mereka dapat menyebarkan kebaikan di dunia ini. Kejahatan tak dapat dapat membunuhnya, hanya takdirlah yang dapat mematikannya.



Template by : Kendhin x-template.blogspot.com